Persiba Menyerah 1-2 Atas Persidafon
Ambisi Persiba Bantul untuk menyapu bersih semua poin di kandang akhirnya menemui kegagalan. Melawan tim kuat dari Papua Persidafon Dafonsoro, Febi Martika dkk harus menanggung malu di depan puluhan ribu Paserbumi dengan skor tipis 1-2. Dua gol di babak pertama anak dari anak asuh Fredy Mully hanya mampu ditipiskan heading striker Ugik Sugiyanto. Kekalahan pertama di kandang sendiri di Stadion Sultan Agung Bantul ini, membuat langkah Persiba Bantul sedikit terhambat. Sementara bagi tim tamu semakin mengukuhkan diri sebagai kandidat serius klub peserta Liga Super musim depan.
Bermain dengan menempatkan Seto Nurdiyantoro, Slamet Nurcahyo serta Johan manaji sebagai kreator penyerangan, ternyata mengalami kesulitan membongkar pertahanan Persidafon yang dikawal Bruno Kasmir. Justru serangan lewat sayap eks pemain Timnas Elly Aiboy sering membahayakan gawang Wahyu tri Nugroho. Alhasil di menit 22, crossing Elly didalam kotak penalti Persiba justru mengenai kepala Wahyu Wijiastanto hingga merobek gawangnya sendiri. Tertinggal 0-1 membuat pola permainan Seto Nurdiyantoro sedikit kacau. Sebuah penetrasi Javier Rocha dihadang Wahyu Wijiastanto tepat di luar area penalti Persiba. Wasit langsung menghadiahi tendangan bebas yang dieksekusi sendiri oleh Rocha. Tendangan kerasnya sempat menerpa sisi kanan tiang namun arahnya kedalam, lagi-lagi Wahyu Tri Nugroho untuk kedua kalinya memungut bola dari gawangnya pada menit 33. Walau mempunyai peluang 5 tendangan penjuru, semua hanya menghasilkan kemelut dan skor 2-0 mengakhiri babak pertama.
Masuknya Febi Martika menggantikan Seto N selepas tertinggal 2-0 sedikit mengubah permainan di paruh kedua. dua kali heading Ezze diawal babak kedua nyaris membobol gawang Persidafon. Tendangan sudut Kapten Persiba Febi M saat memasuki menit 58, sukses ditanduk Ugik Sugiyanto ditengah kepungan bek Persidafon. Usai gol ini serangan tim Laskar Sultan Agung semakin gencar. Beberapa peluang lewat tendangan Johan Manaji, Ugik Sugiyanto maupun sundulan Ezzequiel selalu gagal menembus gawang kiper Celcius Gebze yang sore itu bermain sekatan.Dua kartu kuning untuk dua pemain Persidafon diberikan wasit dibabak kedua, namun hingga 90 menit, keunggulan tim tamu 1-2 tetap tak berubah.
Dalam jumpa pers seusai pertandingan, Eduard Tjong mengakui timnya salah menerapkan strategi dibabak pertama dan Ia tidak menyalahkan gol bunuh diri Wahyu Wijiastanto, namun optimis saat melawan Gresik United juma’t (8/01) mendatang.
Laga Big Match, Persiba versus Persidafon
Usai menjalani partai Derby Jogja, Persiba kembali melakoni partai ‘Big Match’ senin (4/10) melawan Persidafon Dafonsoro di Stadion Sultan Agung Bantul. Disebut partai Big Match atau pertandingan besar karena dua kesebelasan ini berada di 4 besar klasemen sementara wilayah tengah. Statistik juga menunjukan kedua tim unggulan ini merupakan dua klub yang paling banyak mencetak gol, Persiba dengan 13 gol sedang tim tamu 15 gol. Rekor kemasukan juga sama, yakni 6 gol. Tak pelak pertandingan nanti benar-benar menjadi ujian berat tim Laskar Sultan Agung untuk membuktikan kapasitasnya sebagai tim yang layak masuk Liga Super.
Kekuatan tim polesan pelatih Fredy Mully ini tak lepas dari berkumpulnya sejumlah pemain berkelas serta berpengalaman di kancah Sepak bola Indonesia. Pos striker ditempati Javier Rocha dan Patrik Wanggai, sementara Ellie Aiboy, Octavianus Maniani, Frengky Amo berada di lini tengah. Sektor pertahanan dipercayakan pada pemain asingnya Bruno Kasmir, Bejo Sugiyantoro dan Adrian Mardiasyah. Celcius Gabze yang piawai dalam menahan tendangan penalti adalah kiper andalan tim yang bermarkas di kota Sentani Papua. Fisik pemain yang sedikit lebih unggul dibanding tuan rumah merupakan kelebihan kesebelasan dengan kostum putih-hitam ini.
Penampilan impresif Ezequiel maupun Ugik Sugianto akan mendapat tantangan berat. Meski begitu sisi kanan dan kiri Persidafon tidaklah terlalu kuat. Sokongan Seto Nurdiyantoro, Johan ‘mic oud’ Manaji serta Slamet Nurcahyo tetap menjadi pilihan utama jika rekor selalu mencetak gol Persiba tidak ingin terhenti. Dalam dua kali partai kandang terbukti ketiganya bermain kompak dan penuh determinasi. Tinggal lini belakang Persiba yang masih rawan terutama via bola crossing di depan gawang. 3 gol kemasukan Persiba selalu berawal dari bola silang. Dukungan Paserbumi tentu menjadi ‘ Moral Boost’ Seto Nurdiyantoro dkk agar bermain penuh semangat dan pantang menyerah. Kelengahan usai mencetak gol perlu diperbaiki kembali. Kemenangan dalam laga ke 8 nanti, bakal menempatkan tim Laskar Sultan Agung sebagai pemuncak klasemen.
Persiba Tekuk Pro Duta Di Derby Jogja
Persiba Bantul akhirnya memenangi duel Derby Jogja atas tuan rumah Pro Duta FC di Stadion Maguwoharjo dengan skor 1-2. Kemenangan yang bersejarah bagi tim pujaan Paserbumi dalam setiap lawatan ke Stadion termegah se-Jogjakarta. Dua gol tim polesan Eduard Tjong lahir dari kaki Ugik Sugiyanto serta heading centre back Persiba Wahyu ‘Butho’ Wijiastanto. Kemenangan Derby yang tepat dipenghujung tahun sekaligus menaikan peringkat Persiba di Klasement sementara wilayah ll.
Menurunkan dua pemain sayap bertipe menyerang Johan Manaji serta Slamet Nurcahyo, Persiba langsung membuka peluang lewat tendangan Johan Manaji, tak berselang lama giliran wing back Nopendi yang mencoba dengan tendangan jarak jauhnya. Di menit 13 Ugik Sugiyanto akhirnya membuat ribuan Paserbumi yang memenuhi tribun timur bergemuruh. Bola yang lepas dari kaki bek Pro Duta Yohanes Tjoe, mampu dimanfaatkan pemain yang baru sembuh dari cidera itu dengan tendangan mendatar terarah melewati kaki kiper eks Persiba Galih Sudaryono. Di akhir babak pertama sundulan Ezequiel nyaris membobol gawang Pro Duta sebelum Galih mampu menepisnya. Skor 1-0 menutup paruh pertama.
Masuknya gelandang lincah tim ‘ Kuda Kraton’ Zulham dibabak kedua ternyata membuahkan hasil. Serangan kesebelasan milik Sihar Sitorus makin gencar mencecar sisi kiri Persiba yang di jga Zaenal Fanani. Eka Santika yang juga dimasukan selepas Zulham, mampu mengirimkan umpan lambung di sektor kanan area penalti Persiba yang dengan dingin disundul Striker asingnya Emelue Serge ke tiang jauh hingga gagal ditepis Wahyu Tri Nugroho. Selepas gol ini permainan semakin menarik. Serangan sporadis kedua tim mampu membuat penonton sedikit menahan napas. Sebuah pelanggaran di sektor kiri Pro Duta akibat dijatuhkannya Ezequiel membuat petaka tuan rumah yang sore itu mengenakan kostum merah maroon. Crossing Kapten Persiba Febi Martika di menit 80 berhasil dimaksimalkan Wahyu Wijiastanto dengan heading kencangnya tanpa mampu diantisipasi Galih S. Sisa waktu 10 menit menjadikan pertandingan memanas hasilnya wasit memberikan 2 kartu kuning untuk Tarikh El Janaby dan Yohanes Tjoe. Hingga bubaran Persiba tetap mampu mempertahankan keunggulan 2-1.
Dalam jumpa pers, Edu sapaan pelatih Persiba mengaku puas dan senang dengan Derby ini, namun ujian sesungguhnya adalah di tanggal 4 Januari nanti saat melawan Persidafon. Kelemahan bola Crossing akan coba diperbaiki secepatnya. Bagi Paserbumi dan masyarakat Bantul, kemenangan Derby tadi sore sekaligus merupakan kado manis di akhir tahun 2009.
Laga derby Persiba optimis menang
Maguwoharjo International Stadium 31 Desember nanti bakal menyajikan partai Derby Jogja terbaru antara tuan rumah Pro Duta Fc melawan Persiba Bantul. Partai sarat gengsi dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama wilayah ll ini diprediksi seru dan emosional. Kehadiran dua kelompok suporter Paserbumi maupun Senopati, membuat kedua kesebelasan ingin memberikan hasil terbaik bagi pendukungnya. Menilik hasil Head To Head kedua tim sebetulnya imbang, Seto Nurdiyatoro cs pernah menang 3-1 pada laga ujicoba di Stadion Sultan Agung sebelum Pro Duta membalasnya di turnamen Piala Kraton dengan skor 2-1. Kekalahan yang memicu lengsernya pelatih Rulli Nere sebelum Kompetisi dimulai. Kemenangan dalam Derby nanti sekaligus menghapus rekor Persiba Bantul yang selama ini belum pernah menang di kandang tim PSS Sleman tersebut.
Pro Duta dibawah kendali pelatih impor asal Bulgaria Konstadin Angelov, jauh-jauh hari sudah diprediksi Eduard Tjong sebagai salah satu lawan berat Persiba selain Persidafon Dafonsoro. Mengusung pola yang sama dengan Persiba 4 4 2, tim yang berjuluk Kuda Kraton ini dibekali beberapa pemain berkelas ISL. Sebutlah Play Maker asal Maroko Tarikh El Janaby, Striker Emelue Serge ( exs Arema ) serta bek Morris Power. Sedang pemain lokalnya di isi nama-nama seperti Galih Sudaryono, Francis Wewengkang, Zulham, Irvin Museng, Eka Santika, Komang Mariawan plus Sofyan Morhan. Nopendi cs harus mewaspadai kolaborasi Zulham dan Tarikh ‘gundul’ Janaby karena skill mereka diatas rata-rata.
Keyakinan meraup 3 poin dalam Derby nanti tak lepas dari stastitik lesakan gol Persiba yang jauh menggungguli Pro Duta, torehan 11 gol dibanding 4 gol menunjukan Striker Ezequiel Gonzalez lebih tajam ketimbang Eka Santika. Selain itu kondisi Laskar Sultan Agung sangat Kondusif tanpa ada pemain yang cidera dan larangan akumulasi kartu. Persiapan intensif sejak tanggal 26 Desember makin meningkatkan optimisme Wahyu Wijiastanto dkk. Apalagi jika Emelue Serge benar – benar absen karena cidera yang didapat dalam latihan kemarin sore. Support langsung ribuan Paserbumi diharapkan menambah motivasi tim Persiba dalam memenangi Derby nanti. Kemenangan juga menjadi kado manis akhir tahun sekaligus memuluskan langkah ke ISL.
Lawan Produta Paserbumi Optimalkan Dukungan
Sedangkan persiapan Tim Persiba Bantul setelah diliburkan 3 hari pemain kembali berlatih mulai Sabtu kemarin dan Minggu tidak diliburkan. Semua pemain dalam kondisi siap tanding, dan bisa dimainkan semua, tinggal bagaimana Eduard Tjong sang pelatih meramu komposisi pemain menghadapi Produta Kamis besok, sehingga diharapkan laga melawan Produta target menang bisa dicapai oleh Seto Nuryantoro dkk.
Berita Terbaru
- EZZEGOAL is Back !! Persiba Bekuk Arema 1-0
- Arema – Persiba Bantul : Ulangi Kemenangan Surabaya
- Cristori dan Bizzaro tak Dibawa M Basri ke Malang
- Sajuri dan Beny Menanti Sanksi Komdis PSSI
- Paserbumi Tour ke Malang, Statistik Persiba-Arema
- Bintang Baru Persiba, Cornelis Kaimu
- Cornelis Kaimu ‘Buntungkan’ Bajul Ijo
- M Basri Realistis, Nopendi Optimis
- M Basri Bawa Riyanto ke Surabaya
- Ezequiel Gonzales Legenda Baru Persiba
Pencarian Informasi
Foto di Flickr
- EZZEGOAL is Back !! Persiba Bekuk Arema 1-0 http://t.co/kZHqljPF
- RT @sicopetlucu: Pulanglah dengan tertib, wahai suporter @Brajamusti_YK @Paserbumi. Udah mau maghrib, jaga kesantunan.
- Maturnuwun mamen EZZE !!! maturnuwun punggawa laskar Sultan Agung http://t.co/K5Wdhj7d
- RT @NGRHEKA: Puk Puk WTN :) Cc @paserbumi @persiba #PASERBUMImigrant
- RT @gaet_ibre: Alhamdulilah menang. Gak siasia ntn di stadion.





