Persiba Siap Kejutkan di Bupati Cilacap Cup
Persiba Bantul untuk pertama kalinya akan tampil di turnamen Sepak Bola Bupati Cilacap Cup 2010. Dalam turnamen yang telah 10 kali digelar oleh PSCS Cilacap ( tim baru Divisi Utama musim 2010-2011), Wahyu Wijiastanto dkk baru akan tampil besok Kamis (22/07) menghadapi klub Batenda ( juara Divisi l Cilacap 2010 ). Kejuaraan bergengsi di Karisidenan Banyumas ini, sebenarnya telah di mulai sejak tanggal 17 Juli kemarin. Dengan hadiah total Rp. 30.000.000, 16 tim kontestan yang berasal dari Klub seputaran Banyumas hingga mengundang kesebelasan Level Divisi Utama, tentu menjadi ajang seleksi pemain serta pemanasan yang baik untuk Persiba Bantul. Jangan heran bila banyak pemain asing maupun pemain Divisi Utama tampil di even tahunan ini. Dari Yogyakarta sendiri diwakili oleh Persiba Bantul serta PSIM, namun PSIM hanya mewakilkan Tunas Muda, dimana kemarin menang adu penalti melawan Ps Persada Cilacap 6-5.
Meski tidak ada target juara, namun seperti dikutip dari Wikan Werdo Kisworo (Sekretaris tim Persiba), Laskar Sultan Agung bakal tampil maksimal. “Ibaratnya lagi bongkar pasang pemain, jadi kita optimalkan apa yang ada. Yang penting jangan kalah di pertandingan pertama besok,” kata Wikan saat dikonfirmasi. Rombongan tim Persiba akan berangkat besok Kamis pagi (22/07) dari Mess dengan berkekuatan 19 pemain. Ke-19 skuad The Reds diantaranya : Wahyu Tri Nugroho, Agus Marwanto, Ariesoma, Slamet Widodo, Nopendi, Hari Susanto, Wahyu Wijiastanto, Zaenal Fanani, Yohanes Yuniantara, Johan Manaji, M Bagong Ansyori, Andro Levandy, Wahyu Tri Haryanto, Ugiek Sugiyanto, Erik Irawan. Untuk pemain asing, Udo Fortune serta Pieter Lipede akan memperkuat Tim kebanggaan warga Bantul plus Sinangjono (eks PSMP ). Masih menurut Wikan, Slamet Nur Cahyo tidak ikut dibawa karena ada keperluan keluarga, sedang Seto Nurdiyantoro belum fit dari cidera.
Paserbumi tour ke Cilacap
Dari DPP Paserbumi diumumkan akan adanya Tour ke Cilacap guna mensuport Johan Manaji dkk di Turnamen Bupati Cilacap, besok Kamis (22/07). Menurut Akid ( Divisi Wadya Bala Paserbumi ) biaya Tour Rp. 30.000 / orang termasuk tiket pertandingan, dengan asumsi harga tiket Rp. 10.000. Jika ternyata harganya Rp.15.000,- maka akan ditambah lagi Rp. 5.000. Untuk pendaftaran maupun konfirmasi bisa menghubungi per Korwil atau datang langsung di Mess Persiba besok Kamis jam 07.00 WIB.
Paserbumi Korwil Bekasi, Siap Beraksi
Diantara Korwil Paserbumi di luar Bantul, mungkin kita hanya mengenal Paserbumi Metropolis sebagai identitas bersatunya penggemar Persiba Bantul di Ibukota Jakarta dan sekitarnya. Seiring perkembangan waktu , Paserbumi Metropolis kini sudah mempunyai “2 saudara baru” yakni Paserbumi Bekasi dan Paserbumi Karawang. Tentang sejarah dan bagaimana sepak terjang Paserbumi Korwil Bekasi, akan kami ulas kali ini.
Berawal dari Tangerang
18 Desember 2009 Juma’t kliwon, Persiba Bantul melawat ke Tangerang dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama 2009-2010 putaran l melawan tuan rumah Persikota Tangerang. Dua fans berat tim Laskar Sultan Agung, Purwo Pranoto (gmm) dan Slamet Wangsih (slamet musashi) berinisiatif menggalang dukungan penggemar Persiba di seputaran Bekasi, untuk mensuport langsung di Stadion Benteng Kota Tangerang. Meski pada akhirnya Seto Nurdiyantoro dkk kalah, namun kemenangan lain tumbuh usai laga ini. Karena dari sinilah mereka bertemu Lurah Paserbumi, Pak Carik serta rekan-rekan Paserbumi Cyber Community (PCC), guna merintis terbentuknya Paserbumi Korwil Bekasi.
Setelah melalui beberapa pertemuan, maka disusunlah kepengurusan Paserbumi Korwil Bekasi yang selama ini bermarkas di Perum Graha Mustika Media Bekasi.
Sebagai Ketuanya ditunjuk : RUWANTO, wakil ketua : PURWO PRANOTO (gmm), sekretaris : SLAMET WANGSIH (slamet musashi), Bendahara : ARIYANTO, Jogo Boyo : RAHMAT dan AGUNG, Humas : TRUBUS (cikarang timur) ANDRI (cikarang barat) EKO A ZIDANE (cikarang pusat) LANGGENG (cikarang selatan) ARIO (cikarang utara) HASTO (serang baru) M MUSTOFA (bulak kapal) YANU (bekasi barat) TOPAN dan PENDI (bekasi timur) ARI, ROMLAN (sub korwil karawang) LILIK ( sub korwil jakarta)
Menurut Purwo Pranoto, meski kini sudah terbentuk Korwil Bekasi tetapi masih ada beberapa kendala dalam intesitas pertemuannya. “Masalah paling besar bagi kami adalah jadwal kerja anggota yang berbeda-beda selain jauhnya tempat tinggal apalagi masih ditambah macetnya lalu lintas,” imbuh Purwo Pranoto dalam surat Elektroniknya pada Admin web.
Walaupun belum ada setahun berjalan, beberapa agenda kegiatan telah berhasil dilaksanakan Paserbumi Bekasi. Diantaranya dukungan langsung pada saat Persiba menghadapi Persikab di Stadion Jalak Harupat. Nonbar setiap siaran live Persiba. Mengumpulkan dana peduli Arief. Mengikuti Futsal antar suporter Joglosemar. Mengikuti pertemuan Joglosemar Jakarta. Touring & Gathering Joglosemar di Puncak Bogor yang diliput stasiun tivi Trans 7. Menghadiri undangan nonbar Piala Dunia di kantor Menegpora dan di Cikeas bersama SBY. Mengahadiri undangan acara Bukan 4 Mata di Trans 7.
Sedang kegiatan yang akan diadakan Paserbumi Bekasi antara lain, Tuan rumah Futsal Joglosemar Jakarta, mengadakan kunjungan ke suporter di sekitar Jabodetabek, The Jak, Patman serta Perbangsa Mania. Menggiatkan pertemuan dengan Paserbumi Metropolis dan Karawang. terakhir, kegiatan Mudik Bareng Lebaran 2010.
Bagi yang berminat bergabung dengan Paserbumi Korwil Bekasi, bisa langsung ke Graha Mustika Media Blok K4 no 12A Lubang Buaya, Setu, Bekasi atau bisa bergabung di Face Book : Paserbumi Korwil Bekasi.
DIRGAHAYU KABUPATEN BANTUL 179
Rasis Masih Terdengar Nyaring di Indonesia
FIFA sebagai badan tertinggi sepak bola di dunia saat ini sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan ANTI RASIS. Kemarin saja waktu pertandingan perempat final piala dunia 2010 di Afrika Selatan sebelum pertandingan di bacakan dulu ikrar anti rasisme oleh captain setiap team sebelum bertanding. Tapi bagaimana dengan di Indonesia..??
Tentu saja membicarakan rasisme di persepak bolaan Indonesia khususnya suporter sedang hangat-hangatnya di bicarakan. Nyanyian-nyayian yang berbau rasis atau hujatan terhadap sebuah klub atau sekelompok suporter masih sering kita jumpai kala waktu ada pertandingan kompetisi resmi sepak bola di Indonesia. Tentu ini sangat amat di sayangkan, selain dapat memperkeruh hubungan antar suporter, tidak enak di dengarkan dan juga tidak mendidik bagi suporter yang masih berusia dini.
PSSI sebagai badan tertinggi sepak bola Indonesia sangat di harapkan untuk serius untuk menangani rasisme ini. Tapi kayaknya PSSI sepertinya diam saja. Mungkin PSSI bisa meniru FIFA, di setiap sebelum pertandingan resmi kompetisi sepak bola Indonesia di bacakan ikrar anti rasisme oleh setiap captain team. Tentu ini mungkin sangat bisa membantu mengurangi rasisme di Indonesia.
Paserbumi sebagai wadah resmi suporter Persiba Bantul di harapkan untuk tidak menyanyikan lagu-lagu yang berbau rasis atau hujatan di kala Persiba bertanding. Kita dukung team kita dengan positif, bernyanyi yang lantang tanpa rasis dengan atraktif di Red Zone. Kita tunjukkan kalau Stadion Sultan Agung nyaman bagi suporter tamu.
SALAM PASERBUMI
Persiba dan Protaba Raih Kemenangan
Meski kerja sama antar pemain belum terlalu nyetel serta finishing touch masih kurang menyakinkan, Persiba Bantul masih bisa menang 4-0 atas tuan rumah Persekabpur Purworejo, kamis (15/07) kemarin. Laga ujicoba yang digelar di lapangan Garnizun 412 Purworejo, sebagai kunjungan balasan Persekabpur serta bagian dari pemanasan menjelang turnamen Bupati Cilacap 2010.
Sejak kick off dimulai, dominasi SNC dkk terasa dominan. Hanya saja, buruknya lapangan Garnizun menyulitkan aliran bola dari kaki ke kaki, khas Persiba selama ini. Sementara tuan rumah yang dimotori Muhammad Arifin, sesekali melakukan serangan sporadis.
Gol pertama the Reds Persiba di menit 35 berawal dari pergerakan Johan Manaji. Passingnya berhasil dimaksimalkan Ugiek S guna memperdayai kiper Persekabpur. Kaget dengan gol pertama, anak asuh Suharno ini kehilangan konsentrasi. Sebuah bola lambung dari Wahyu Wijiastanto, kali ini dituntaskan Playmaker lincah Persiba, Slamet nurcahyo tepat dipenghujung babak pertama. 2-0 Laskar Sultan Agung memimpin.
Selepas turun minum, Laskar Bagelen, julukan Persekabpur melakukan pergantian penjaga gawang. Mungkin belum ‘panas’ atau memang grogi, saat pertandingan baru berlangsung 3 menit, tendangan mendatar Ugiek S dari luar kotak penalti, gagal dibendung kiper pengganti. Berselang 5 menit, giliran Andro Levandy yang membungkam pendukung tuan rumah. Setelah melewati Syarif, bek Persekabpur, tendangan ‘chop’ Andro gagal ditepis kiper kedua Persekabpur. Mengandalkan duet penyerang Dimas Bagus maupun Angga Putrawan, serangan tuan rumah yang berkostum merah-merah selalu kandas di kaki Slamet Widodo dkk. Hingga bubaran, Persiba unggul telak 4-0.
Kemenangan dalam pertandingan ujicoba, juga dituai kesebelasan ‘Adik Kandung’ Persiba, Protaba. Tim yang kini dilatih oleh Sambudi (pelatih Baturetno ) dibantu M Eksan ( Pors ) unggul 2 kali atas 2 tim Divisi l Pengcab PSSI Bantul, Sri Martani dan Medelan. Bermain di Stadion Sultan Agung, Protaba menang 4-0 atas Sri Martani di laga pertama. Gol anak-anak asli Bantul itu dihasilkan Krisdiyanto 2 gol, Riyanto dan Bayu Arga, masing-masing 1 gol. Sedang di pertandingan kedua, melawan Medelan, Hattrik Darmawan menjadikan Protaba menang 3-0.
Hasil ujicoba ini membuat Manajer Protaba, Djawoto optimis tim yang dipegang bakal meraih hasil maksimal di Nganjuk. “Kalau melihat dari cara bermain dan kualitas lawan nanti, setidaknya Protaba sejelek-jeleknya tetap bertahan di Divisi ll,” ungkap Djawoto. Diharapkan, 18 pemain Protaba nantinya tidak mengecewakan masyarakat Bantul saat bertanding di Nganjuk.
Kompetisi Divisi Utama Tahun ini 38 Team dan Terbagi 3 Wilayah
PT Liga Indonesia (LI) sudah mengantongi kontestan kompetisi Divisi Utama musim 2010- 2011. Sebanyak 38 klub menyatakan siap mengikuti kompetisi kelas kedua di Indonesia tersebut.
Namun, jumlah itu rawan berubah. Pasalnya, PT LI bakal menemukan banyak kesulitan jika kompetisi diikuti 38 klub. Terutama, kesulitan pembagian jumlah wilayah.
Jika kompetisi diikuti 38 klub, jumlah kontestan tiap wilayah tidak sama. Meski demikian, PT LI menyatakan tetap mempertahankan jumlah tiga wilayah seperti musim lalu.
“Jumlah tersebut memang tidak ideal. Seharusnya angkanya kelipatan tiga, misalnya 36, 39, ataupun 42 tim,” terang CEO PT LI Joko Driyono kemarin (14/7).
Namun, Joko tak berani memastikan bahwa PT LI bakal membuka kesempatan bagi tim-tim Divisi I masuk ke Divisi Utama. Sampai saat ini, PT LI bersikukuh tidak menambah jumlah kontestan 38 klub tersebut. Meski, PT LI menyadari banyak polemik jika jumlah tersebut dipertahankan.
“Penentuan babak delapan besar pun mungkin bakal menimbulkan konflik jika jumlah timnya tidak sama. Sebab, itu menyangkut jumlah poin tim yang akan bersaing ke delapan besar. Kalau tim yang jumlah klubnya sedikit, kemungkinan akan memiliki poin yang lebih sedikit,” tambah Tigor Shalom Boboy, corporate secretary PT LI.
Namun, lagi-lagi PT LI tak berani memberi kepastian kapan pembagian wilayah tersebut ditetapkan. Rencananya, mereka memutuskan format Divisi Utama minggu mendatang.
PT LI juga tidak mengubah ketentuan mengenai lisensi pelatih untuk Divisi Utama. Mereka tetap menerapkan aturan bahwa para pelatih tim Divisi Utama harus memegang lisensi A.
Sebelumnya, beradar kabar bahwa PT LI bakal menaikkan grade lisensi pelatih Divisi Utama. Hal itulah yang membuat para pelatih yang selama ini memegang lisensi B ketar-ketir. Misalnya, pelatih Persita Tangerang Elly Idris.
Dan sore ini (15/7) menurut Sekretaris Team Persiba Bantul Wikan Werdo Kisworo, Persiba Bantul akan melakukan uji coba melawan Persikapur di Lapangan Garnizun Purworejo.
Berita Terbaru
- Arema – Persiba Bantul : Ulangi Kemenangan Surabaya
- Cristori dan Bizzaro tak Dibawa M Basri ke Malang
- Sajuri dan Beny Menanti Sanksi Komdis PSSI
- Paserbumi Tour ke Malang, Statistik Persiba-Arema
- Bintang Baru Persiba, Cornelis Kaimu
- Cornelis Kaimu ‘Buntungkan’ Bajul Ijo
- M Basri Realistis, Nopendi Optimis
- M Basri Bawa Riyanto ke Surabaya
- Ezequiel Gonzales Legenda Baru Persiba
- Johan Manaji, Tinggalkan Kuliah Demi Persiba
Pencarian Informasi
Foto di Flickr
- RT @sicopetlucu: Pulanglah dengan tertib, wahai suporter @Brajamusti_YK @Paserbumi. Udah mau maghrib, jaga kesantunan.
- Maturnuwun mamen EZZE !!! maturnuwun punggawa laskar Sultan Agung http://t.co/K5Wdhj7d
- RT @NGRHEKA: Puk Puk WTN :) Cc @paserbumi @persiba #PASERBUMImigrant
- RT @gaet_ibre: Alhamdulilah menang. Gak siasia ntn di stadion.
- RT @ditometotol: Alhamdulillah menang. . #ngurupkeflare



