H2C Menunggu 2 Mei
Hingar – bingar 39 klub peserta Divisi Utama 2010/2011 atau Liga Ti-Phone, dalam menyelesaikan pertandingan putaran grup, usai sudah. Hari Sabtu (30/04) menjadi hari terakhir buat sebagian tim, untuk mendapatkan tiket 8 besar, sekaligus kepastian Degradasi. Perjalanan panjang mulai November 2010 hingga April 2011, dengan 24 kali laga (kandang – tandang) bagi setiap tim peserta, akhirnya menghasilkan 8 klub terbaik.
Dari grup i mewakilkan : Persiraja Banda Aceh – PSAP Sigli – PSMS Medan. Grup ii menyertakan : Mitra Kukar – Persiram Raja Ampat – Gresik United. Sedang grup iii berisi : Persidafon Dafonsoro – PERSIBA BANTUL. Menilik Manual League PT Liga Indonesia, pembagian Pool di fase 8 Besar, maka Pool A ditempati : Persidafon-Persiraja-Gresik United-Persiram. Pool B dihuni : Mitra Kukar-PERSIBA BANTUL-PSAP-PSMS.
Harap-harap cemas menanti kepastian tuan rumah
Salah satu Teka -Teki yang lazim pasca penyisihan putaran grup adalah, siapa yang bakal menjadi tuan rumah babak 8 Besar. Ketiadaan aturan baku dari PT Liga Indonesia atau entah memang disengaja, kerap menimbulkan intrik serta konspirasi. Tentu masih ingat, bagaimana Deltras dimusim lalu yang berada di urutan 3, namun sukses sebagai tuan rumah.
Mensiasati hal tersebut, Manajemen Persiba pada hari Senin (2/05) berencana kembali ke Jakarta, demi menyakinkan PT Liga Indonesia. “Kita akan kembali mempresentasikan kesiapan Persiba sebagai tuan rumah, sekaligus langsung menunggu pengumuman,” ungkap Wikan Werdho Kisworo di mess Persiba Sabtu sore tadi. Kedatangan Manajemen untuk kali kedua dalam seminggu ini, adalah effort terakhir. “Pokoknya kita akan habis-habisan, bahwasanya Persiba Bantul sangat siap menjadi tuan rumah,” tegas Wikan. Menurut Sekretaris yang masih melajang ini, Idham Samawi selaku Manager tim, dipastikan ikut serta saat Presentasi ke PT Liga Indonesia.
Ditanya berapa Prosentase kans Persiba untuk menjadi tuan rumah, Wikan mengaku tidak tahu namun optimis. “Yang pasti kita menang di kemudahan siaran Televisi serta Akomodasi,” tambahnya. Selaku satu-satunya wakil dari pulau Jawa, peluang tim pujaan Paserbumi sebagai tuan rumah amat besar. “Kita juga menyiapkan 2 plan pertandingan kepada PT Liga Indonesia. Plan A : pertandingan jam l di SSA sedang jam kedua di Mandala Krida Jogja. Sedang Plan B : jam l dan ll dilaksanakan bersamaan di SSA serta AAU,” terang Wikan. “Doakan saja, semoga misi kita sebagai tuan rumah tercapai,” pungkasnya.
Akhirnya Ikut Bursa Tuan Rumah 8 Besar
Tepat pada batas akhir pendaftaran sebagai tuan rumah babak 8 besar, Selasa (26/04) Manajemen Persiba Bantul mengirimkan surat pengajuan bernomer 079/KU-E/PRSB-BTL/iV/2011 ke PT Liga Indonesia. Guna lebih memperkuat kesanggupan sebagai tuan rumah, wakil manajer bidang operasional, Bagus Nur Edi Wijaya serta Sekretaris tim, Wikan Werdho Kisworo langsung ke Jakarta Rabu (27/04). Bersama Manager Tim, Idham Samawi, yang telah dulu berada di Jakarta, ketiganya melampirkan berkas-berkas yang diperlukan kepada Djoko Driyono selaku ketua PT LI.
Saat ditanya mengapa pada akhirnya Persiba mengajukan diri sebagai salah satu tuan rumah fase 8 besar, Wikan mengatakan, semua tak lepas dari calon peserta 8 besar tidak ada yang dari pulau Jawa. “Tinggal Gresil United dan PSBI, itupun sangat kecil peluangnya. Maka kita coba mendaftarkan diri,” terang Wikan. Info terbaru juga menyebutkan, bahwa Gresik maupun Blitar tidak mengajukan sebagai tuan rumah 8 besar.
enggan ungkap hasil pertemuan dengan PT LI
Seusai menyerahkan persyaratan pada PT LI, Wikan agak diplomatis saat ditanya bagaimana kan Persiba nantinya. “Kita sekedar menyerahkan persyratannya saja. Soal hasil kita tunggu tanggal 2 Mei saja,” elaknya. Sekedar informasi, manajemen akan memakai Stadion Sultan Agung Bantul serta Stadion Krida AAU Yogyakarta, untuk venue laga 8 besar. Saingan terberat Persiba hanyalah Mitra Kukar. Stadion baru bernama Madya Aji Imbut, telah memiliki lampu penerangan yang sesuai persyaratan PT LI. Satu hal yang membuat posisi Persiba lemah adalah peringkat akhir klasemen. Mitra Kukar sebagai juara Grup ii tentu memiliki prioritas utama, terlebih skuad Beny Dollo ini akan satu Pool bersama Persiba di 8 besar. “Apapun keputusannya nanti, yang paling penting adalah kesiapan tim kita sendiri. Apalagi Pak Idham akan mengawal langsung saat pertandingan berlangsung,” tandas Wikan.
Manajemen seperti diungkapkan oleh Wikan, juga bakal menggunakan Stadion Mandala Krida Jogja, apabila PT LI menghendaki Stadion yang ada lampunya. “Stadion Mandala Krida hanyalah second option apabila PT LI meminta yang berlampu. Sebagai tuan rumah, jadwal pertandingan Persiba bisa kita minta yang jam l (sore). Lihat saja Persema dan Persiram tahun lalu,” tambahnya. Semoga perjuangan Manajemen berhasil, Amien !!
Urung Jadi Tuan Rumah 8 Besar
Kabar kurang menggembirakan mengiringi langkah Persiba Bantul yang telah memastikan 1 tiket ke babak 8 Besar Divisi Utama musim ini. Bukan karena posisinya yang hari Senin (25/04) melorot ke urutan 2, setelah Persidafon menggulung Persekam Metro fc 5-1, namun menyangkut kesiapan menjadi tuan rumah 8 besar.
Dalam artikel berjudul Persiba Ajukan Jadi Tuan Rumah 8 Besar lewat wakil manager bidang teknis dan kepelatihan, Briyanto AS, disebutkan, Persiba siap mengajukan diri sebagai penyelenggara salah satu tempat gelaran 8 besar. Namun usai laga Persiba versus Barito Putra, Briyanto secara ekplisit mengatakan, Persiba mundur dari pencalonan tuan rumah 8 besar.
“Kami berharap PSSI bisa merubah wacana, bahwa klub tuan rumah 8 besar, pasti lolos ISL. 2 musim sebelumnya, hasilnya sudah bisa ditebak. Maka untuk kali ini, Kami berharap tempatnya netral,” ujar Briyanto.
Terpisah, Wikan Werdo KIsworo, menambahkan, ada beberapa faktor yang membuat Persiba mengurungkan diri sebagai tuan rumah babak 8 besar. “Pertama, masalah lampu penerangan Stadion Sultan Agung. Kita tahu bahwa PT Liga Indonesia pasti akan menganulir bila Stadionnya tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan,” terang Wikan. “Kedua, masalah biaya penyelenggaraan. Menurut hitung-hitungan Kita, ternyata sangat besar,” tambahnya. Memang PT Liga Indonesia mewajibkan, setiap tuan rumah harus menanggung seluruh biaya Akomodasi ketiga tim yang berlaga. Selain itu, perangkat pertandingan, transportasi, biaya sewa Stadion pendamping plus Panpel serta keamanan, juga kudu ditanggung tuan rumah. Teramat njomplang bila mengandalkan dari tiket pertandingan.
Menilik rencana pembagian Grup yang telah beredar, Persiba akan bergabung di Pool A. Bila tidak ada perubahan mendadak, peserta dari Pool A adalah peringkat 1 grup 2 – peringkat 2 grup 3 – peringkat 2 grup 1 dan peringkat 3 terbaik pertama. Sementara itu, Sajuri Syahid menyatakan timnya siap bersaing dengan tim manapun juga. “Memang kemungkinan di grup A. Yang pasti kita telah siap bertarung melawan Mitra Kukar maupun PSAP,” tegasnya.
Perfecto & Numero Uno
Persiba Bantul sukses ganda usai mempecundangi tamunya, Barito Putra 3-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (23/04). Selain menyapu bersih poin di kandang, selama menjalani kompetisi divisi Utama musim 2010-2011 alias selalu menang tiap tampil di SSA, Wahyu Wijiastanto dkk, juga berhasil merebut pemuncak klasemen Grup iii dari tangan Persidafon Dafonsoro. Dengan nilai akhir 44, Persiba dipastikan menjadi satu-satunya wakil Yogyakarta ke fase 8 Besar. Satu prestasi tersendiri, terlebih bisa dilakukan selama 3 musim berturut-turut.
Keberuntungan juga menanungi Fortune Udo. Top Skorer sementara Liga Ti-Phone ini, kembali mencatat Hattrick sore tadi. Udo kini mengemas 31 gol, terpaut 5 gol dari Osas Marvelous (PSAP) dengan 26 gol. Fantastis ! sepanjang sejarah Persiba, tanpa mengesampingkan Effort pemain lainnya, baru seorang Fortune Udo-lah yang sanggup melakukan mencetak gol lebih dari 30.
Bukan gol Busari, namun Udo
Formasi 4-4-2 Diamond andalan skuad Laskar Sultan Agung, kembali diterapkan Sajuri Syahid. Bedanya hanya pada pos penjaga gawang. Agus Marwanto, untuk kali pertama diturunkan sejak Wasit dodi setia meniup peluit kick off babak pertama. Kreativitas Ezze yang ditopang Busari dan SNC, kerap merepotkan Amir Mukminin cs.
setelah 2 kali percobaan serangan gagal, Busari yang mempunyai ruang tembak di luar garis tengah lapangan, langsung melepaskan tendangan keras menyusur tanah. Namun oleh Udo, bola dibelokan arahnya dengan sedikit sentuhan tumit. Saking cepatnya kejadian itu, gol seakan-akan milik Busari. 1-0 Persiba memimpin di menit 10. Akselerasi Ugik Sugiyanto di kotak Penalti Barito pada menit 35, terpaksa dihentikan bek bernomer 18, Isa N. Tanpa ragu, Wasit menunjuk titik putih. Dan Udo sebagai Eksekutor, dengan dingin menaklukan kiper Husin Mugni. Sayang keunggulan 2-0 tidak bertahan lama. 2 menit jelang turun minum, tembakan Arnaldo Vilabla dari area luar penalti, gagal dibendung Agus Marwanto. Skor 2-1 menutup babak pertama.
Tambah panas dan keras diparuh kedua
Setelah jeda, kedua tim makin meningkatkan intensitas serangan. Hanya karena rapatnya barisan pertahanan Persiba maupun Barito, semuanya belum membuahkan gol. Tensi pemain juga meningkat, bahkan beberapa kali terjadi benturan keras, hingga tim medis dibuat sibuk. Emosi kedua kesebelasan juga tersulut oleh ketidak tegasan Wasit dalam mengambil keputusan.
Anak asuh Sajuri Syahid akhirnya mengunci kemenangan 3-1 pada menit 75. Tendangan keras Ugik yang mental dari tangkapan Husin Mugni,langsung disambar Fortune Udo, sekaligus melengkapi Hattrick sore tadi. 3 menit sebelum bubaran, pemain Barito Putera, Maidiansyah, diusir Wasit Dodi Setia setelah 2 kali mendapat Kartu Kuning. Pergantian Ugik oleh Johan Manaji, tetap tak merubah keunggulan Persiba Bantul atas klub berjuluk ‘Bakantan Hamuk’ 3-1.
Seto syukuri lolos 8 besar
Meski mengakui ada sedikit penurunan permainan, namun asisten pelatih Persiba, Seto Nurdiyantoro, enggan memindai akibat ditarik keluarnya Arwin. “Penurunan permainan bukan karena faktor 1 atau 2 orang pemain, tapi sedikit banyak juga karena Wasit yang tidak tegas. Puas atau tidak soal hasil akhir, yang penting kita menang dan bersyukur lolos ke babak 8 besar. Jelas akan ada PR bagi tim pelatih, dan akan kita pecahkan nanti,” jlentreh Seto usai pertandingan.
Sementara Wikan Werdho Kisworo, juga menyoroti kinerja lini tengah yang dipandangnya masih belum stabil. “Memang selepas Arwin keluar, lini tengah agak angin-anginan. Gol balasan Barito tadi, menunjukan sektor belakang kita, akhir-akhir ini mudah kebobolan,” tambahnya. Apapun hasil laga yang melibatkan Persidafon serta PSBI nanti, posisi Persiba tetap lolos ke babak 8 Besar.
Selamat buat seluruh Punggawa Laskar Sultan Agung
Sempurnakan Rekor Kandang
Menjamu Barito Putera, Sabtu (23/04) Persiba, berkesempatan menyempurnakan rekor selalu menang di kandang. Sebuah progress yang siknifikan, mengingat di musim-musim sebelumnya, tim pujaan Paserbumi belum pernah menyapu bersih poin di kandang. Kita tentu masih ingat, bagaimana Persebaya dan Persis, mempermalukan Ezequiel Gonzales dkk di Stadion Sultan Agung, 2 musim silam. Tahun lalu, Persidafon Dafonsoro juga bisa mencuri poin penuh disini.
Kalau boleh kita Komparasi, tim Persiba Bantul musim ini, adalah yang paling kuat dari yang pernah ada. Kedalaman skuad serta mentalitas pemain ‘Buah Karya’ Eduard Tjong di awal kompetisi, mampu diteruskan secara konsisten oleh Sajuri Syahid. Hasilnya, dari 11 partai kandang semenjak putaran i, semuanya berhasil dimenangkan. Jumlah golnya juga fantastis, 39 gol dilesakan Fortune Udo cs, dari total 49 gol memasukan.
Barito berusaha tampil sebaik mungkin
Barito Putra yang kini diasuh pelatih Salahhudin, boleh dibilang hanya sekedar menjalani laga Formalitas. Setelah membekuk Persiku Kudus 3-0 di Banjarmasin, raiahan poinnya tak mampu mengejar Persebaya maupun PSBI. Klub berjuluk ‘Bakantan Hamuk’ ini juga tidak bakal ter-degradasi. Namun meski tanpa target tertentu, tuan rumah kudu waspada dengan Striker asingnya Arnaldo Vilabla. Penyerang berkebangsaan Paraguay ini, sekarang menjadi Mesin Gol tim kesayangan ‘Urang Banua’. Selain Vilabla, masih ada Amirul Mukminin, David Faristian serta Michael Yansen Orah. Salahhudin sendiri hanya berharap anak asuhnya tampil semaksimal mungkin. “Kami cukup tahu diri. Persiba sangat kuat dikandang, kualitas pemainnya juga bagus-bagus,” ujarnya.
Ingin akhiri dengan kemenangan
Walaun secara hitung-hitungan matematis sudah lolos ke 8 Besar, Sajuri Syahid tetap menginginkan kemenangan saat laga Home terakhir musim ini. “Kami akan tampil All Out demi 3 angka. Kami ingin hasil sempurna dari laga terakhir ini,” tegas Sajuri. Mengantisipasi permainan Barito Putera yang diprediksi bermain sedikit defensif, Wahyu Wijiastanto dkk kembali akan memakai form 4-4-2. “Ndak masalah mereka akan menumpuk pemain tengah atau belakang. Anak-anak sudah tahu bagaimana nanti membongkarnya,” yakinnya.
Persiba sendiri dipastikan tampil Full Team. Tidak ada pemain yang cidera ataupun terkena Akumulasi kartu. Ditambah dukungan penuh Paserbumi ( termasuk Paserbumi Jayakarta), motivasi punggawa Laskar Sultan Agung, dipastikan semakin bertambah. Fortune Udo juga berkesempatan menjauh dari kejaran Osas Marvelous. Namun syaratnya tentu harus membobol gawang Barito Putera. Dengan 28 gol saat ini, Udo hanya terpaut 2 gol dari kompatriot sesama Nigeria itu. So, tunjukan Stadion Sultan Agung hanya milik PERSIBA dan PASERBUMI.
Berita Terbaru
- Persiba Bantul Krisis Penjaga Gawang
- Diwarnai Kartu Merah, Persiba Ditahan Kabau Sirah 1-1
- Johan Manaji Tak Sabar Bertemu Semen Padang
- Slamet Widodo, Persiba Masih Bisa Juara IPL
- PT LPIS Tolak Permintaan Persiba
- Laga Kontra Semen Padang Terancam Mundur
- 4 Pemain Persiba Berangkat ke Palestina
- Agus Marwanto Tampil cemerlang, Timnas Ditahan Imbang 1-1
- Persiba Bekuk Perseman 2-0
- Piala Indonesia : Persiba Siap Taklukan Perseman
Pencarian Informasi
Foto di Flickr
- Kalawarti Paserbumi Bantul is out! http://t.co/U12z4SRy ▸ Top stories today via @IPLstatistic @jokocho @ndukcyank
- Persiba Bantul Krisis Penjaga Gawang http://t.co/5u4lzp0v
- Doa dari kami untukmu @wtn1986 cepat sembuh ceng !!
- RT @MatiasIbo: Operasi di kepala wahyu tri, kiper #TIMNASINDONESIA sukses..! Dia sekarang di ICU beristirahat.. Trimakasih atas doanya...
- RT @MatiasIbo: Update kiper #TIMNASINDONESIA wahyu tri nugroho yang cedera serius dan foto pertandingan di http://t.co/HoH5zPXb




