PSIR vs PERSIBA, Saatnya Menang di Rembang
Stadion Krida Rembang, Rabu (12/01) kembali menjadi ajang pertarungan antara tim ‘Dampo Awang’ melawan Laskar Sultan Agung. Pertarungan dalam lanjutan Liga Ti-Phone Grup lll musim 2010-2011, tampaknya bakal berlangsung ketat. Meski terseok-seok dipapan tengah Klasemen, PSIR Rembang tetap lawan yang sulit ditaklukan. Dalam dua lawatan terakhir, Persiba hanya mampu bermain imbang 0-0 dan kalah 4-0. Ini membuktikan kalau tuan rumah PSIR Rembang bukan lawan yang enteng.
Wahyu Wijiastanto dkk bukannya tanpa peluang. Selain berada dalam grafik menanjak, Striker Fortune Udo lagi ‘On Fire’. Ditambah mentalitas kuat setiap main di kandang lawan, kemenangan bukan sebatas impian.
Berharap dukungan supporter
Menjamu ‘runner-up’ klasemen sementara Grup lll, pelatih PSIR, H Soeroso, meminta Rene Martinez cs tidak menyia-nyiakan peluang emas. “Kami akui kalau kami belum menang dengan skor besar, itu karena Finishingnya jelek,” ujar Soeroso. Menghadapi tim dengan rekor kemasukan paling sedikit, tuan rumah butuh kerja keras plus faktor keberuntungan.
“Beruntung kami punya fans fanatik, tentu makin menambah semangat juang para pemain;” sambung Soeroso.
Selain bertumpu pada Rene Martinez, PSIR dihuni sederet nama-nama pemain seperti, M Husen, M Jupri, Tadis Suryanto, Zaenal Abidin, Mugiarso serta Efendi. Nyaris tak ada nama beken bagi team yang lebih mengandalkan semangat juang ini.
Edu terapkan pola 3-4-2-1
Optimisme terpancar dari wajah-wajah skuad Laskar Sultan Agung Senin (10/01) siang tadi. Berkekuatan 20 personel, Manajemen sengaja berangkat dini untuk adaptasi lapangan dan terjaganya kebugaran. Menurut Sekretaris tim, Wikan Werdho Kisworo, anak asuh Eduard Tjong ditarget minimal 1 poin di Rembang nanti.
“Melawan Rembang, kita mentargetkan minimal seri, mengingat PSIR sulit dikalahkan dikandang,” terang pria yang gemar memakai topi ini. Ketika ditanya siapa yang tidak dibawa ke Rembang, Wikan menyebut Hyzkia Rambing, Refelino, Bruno Casmir serta Sigit SP.
Eduard Tjong sendiri sepertinya lebih memfokuskan pada sktor pertahanan dan Gelandang. “Mungkin pola 3-4-2-1 yang paling pas buat menghadapi PSIR. Anak-anak juga telah paham dengan pola ini dan terbukti ada keseimbangan saat menyerang dan bertahan,” ungkap Edu. merunut kebelakang, formasi tersebut berhasil menuai kemenangan di Serui dan nyaris berhasil di Dafonsoro, jika saja Wasit bisa bertindak Fair.
Untuk info Tour, DPP tidak mengadakan tour ke Rembang, namun menjadwalkan saat ke Kudus Minggu depan.
Udo Quatrick, Persiba Gulung Persekam 5-0
Fortune Udo is back !!
Fantastis — Itulah kalimat yang pas untuk penampilan cemerlang Striker bernomer punggung 10. Absen saat Persiba mengalahkan PSBI Blitar Senin lalu, penyerang asal Nigeria tersebut ‘mengamuk’ dengan mencetak 4 gol atau Quatrick ke gawang Persekam. Satu gol lainnya, diciptakan striker lokal Sinangjono di babak kedua.

Selebrasi Fortune Udo setelah mencetak Gol ke-5 bagi Persiba
Sayangnya, kemenangan terbesar diawal tahun 2011 ini, belum bisa menggeser Persidafon Dafonsoro selaku pemuncak Grup lll liga Ti Phone. Diwaktu bersamaan, Patrick Wanggai cs, berhasil mengalahkan tuan rumah PSMP Mojokerto 0-1. Kesuksesan mencukur Persekam 5-0 di Stadion Sultan Agung, Juma’t (7/01) setidaknya memperpanjang Rekor ‘clean sheet’ gawang WTN setiap tampil dikandang musim ini. Sedang Fortune Udo berhasil menggeser Franco Hitta dan Adrian Trinidad dari Top Scorer Liga Ti Phone dengan 8 gol. Continue reading “Udo Quatrick, Persiba Gulung Persekam 5-0” »
Persiba vs Persekam Metro Fc, Lanjutkan ‘Streak’ Kemenangan
Sukses memenangi laga dramatis melawan tim asal Jatim PSBI Blitar 1-0, kembali, Persiba Bantul akan dijajal kesebelasan asal kota Malang, Persekam Metro Fc. Nama yang sedikit agak asing di telinga kita, meskipun klub ini adalah jawara Divisi l tahun 2010. Melihat posisi di Klasemen sementara, kekuatan anak didik Jonathan tidak terlalu istimewa. Bahkan Persiba pernah bermain seri 1-1 dengan klub yang punya julukan ‘Macan Kumbang’ Malang, pada tanggal 2 Oktober 2010 lalu.
Namun ditegaskan oleh Eduard Tjong, kemenangan adalah Wajib hukumnya setiap bermain di kandang. Selain mempertebal mentalitas pemain, raupan nilai penuh akan menipiskan margin poin dengan pemuncak klasemen grup lll Liga Ti-Phone, Persidafon Dafonsoro.
Udo dan Arwin kembali turun, Johan Manaji absen
Menghadapi Persekam Juma’t (7/01) besok, kekuatan Laskar Sultan Agung masih belum ‘full team’. Kondisi Bruno Casmir, menurut Dokter tim, Agus Tri Widiyantara, masih dalam proses penyembuhan. Untuk Johan Manaji, produk lokal asli Bantul ini sedang berada di Jakarta, guna mengikuti seleksi Timnas U-23 tanggal 7-8 Januari mendatang.
Kabar baiknya tentu saja, Fortune Udo maupun Arwin sudah bisa merumput. Tanpa 2 pemain tersebut, Persiba kurang begitu tajam didepan dan kalah duel di lini tengah. Fortune Udo sangat diandalkan jika mendapat tendangan penalti, selain itu sanggup berduel dengan bek lawan. Tinggal bagaimana Edu nanti meracik formula yang pas di sektor gelandang. Absen-nya Johan bisa diganti M ‘Bagong’ Ansyori, namun siapa teman Arwin, Edu belum bersedia membeberkan.
Yang jelas, posisi Seto Nurdiyantoro, tetap sebagai ‘Super Sub’. Menurutnya, Seto sangat cocok sebagai pemecah kebuntuan tim, mengingat fisiknya tidak memungkinkan bermain 90 menit.
Berharap banyak pada Louis Eduardo da Silva
Mengoleksi 9 poin dari 6 laga, peringkat Persekam rawan tergusur dari PSIR dan PSMP. Ditambah ‘Jejak Rekam’ yang buruk tiap melakoni partai tandang, pelatih Jonathan hanya bisa berharap, mental anak didiknya tetap kuat. “Tim ini baru mencicipi atmosfir Divisi Utama yang jauh beda dengan Divisi l. Jadi mentalitasnya masih gampang goyah,” ungkapnya. Sedikit beruntung, tim dengan kostum hitam-kuning ini mempunyai striker asal Brasil, Louis. Pemain yang sempat membobol gawang WTN saat ujicoba dulu. Louis biasa oleh Harmoko (bila tidak ikut seleksi Timnas U23) Abdurahman Efendy, Benny dan Catur. Sementara Njobi, bakal mengawal kiper Rohanda. “Memang ada satu-dua pemain inti kami yang kena Akumulasi Kartu, tapi sudah kami siapkan pengganti. Semoga pertandingan besok berada dalam jalur Fair Play,” pungkas Jonathan.
Gol Menit Akhir Seto Bungkam PSBI Blitar
Seto Nurdiyantoro pantas menyandang gelar ‘Super Sub’ Persiba. Bermain sebagai pemain pengganti, mantan punggawa Timnas di era 90′an ini, berhasil mencetak gol penentu kemenangan bagi tuan rumah Persiba Bantul, atas tamunya PSBI Blitar di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (3/01). Gol yang amat sangat melegakan ribuan Paserbumi, karena tercipta di ‘Injury Time’, sekaligus mengobati kekecewaan akibat kegagalan Penalti Ezequiel Gonzales.

Selebrasi gol Seto Nurdiyantoro
Raihan 3 poin sore tadi, membawa Wahyu Wijiastanto dkk ke posisi 2 Klasemen sementara Liga Ti-Phone Grup lll dengan nilai 13. Kemenangan juga didapat klub tetangga, PSS Sleman usai mengalahkan Persekam Metro Malang 2-0 di Maguwoharjo International Stadium.
Tanpa gol dibabak pertama
Tampil minus Fortune Udo, Arwin dan Bruno Casmir, Persiba tidak kesulitan membongkar pertahanan ketat yang diperagakan Andriansyah cs dari PSBI. Dua peluang langsung hadir di 5 menit pertama, sayang Ugiek maupun Ezze gagal menuntaskannya. Lini tengah yang dimotori Refelino, Choirul Anam, Busari serta Johan Manaji, kali ini mendapat lawan sepadan. Aksi Moukwelle dkk, mampu sesekali melancarkan serangan balik ke pertahanan Persiba yang dipimpin sang Kapten Wahyu Wijiastanto. Beberapa kali kemelut di area penalti PSBI menjelang babak pertama usai, tetap tak menghasilkan gol. Skor 0-0 menutup paruh pertama pertandingan.
Seto cetak gol di injury time
Edu tampaknya menyadari sektor tengahnya kurang menguasai lapangan. Dan Reffelino Imbiri-pun ditarik keluar untuk digantikan Seto Nurdiyantoro. Baru semenit masuk, kembali sundulan Ezze mengenai mistar gawang PSBI yang dijaga Ngadiono. Serangan Persiba lewat Busari seringkali merepotkan bek tim berjuluk ‘Singo Lodro’ namun terburu-buru dalam penyelesaian akhir.
PSBI sempat mencetak gol di pertengahan babak kedua, akan tetapi Wasit Ahmad Tuhaera menyatakan Offside. 20 menit menjelang bubaran, 2 pemain kembali dimasukan Edu. M Bagong Ansori serta Sinangjono. Keduanya menggantikan Johan Manaji dan Anwaruddin. Intensitas serangan memang makin meningkat, hingga Sinangjono dilanggar kiper Ngadiono. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih walau diprotes kubu PSBI termasuk pelatihnya M Arifin.
Sayang, eksekusi striker kesayangan Paserbumi itu hanya menerpa tiang kanan gawang. Ketika semua penonton di Stadion Sultan Agung mengira pertandingan akan berakhir imbang 0-0, Seto Nurdiyantoro menunjukan dirinya belum habis.
Dari kemelut di detik-detik Injury time 3 menit, Seto berhasil menyundul bola Rebound Heading Ezze. Meledaklah kegembiraan penonton, khususnya Paserbumi sore itu. Dan skor tipis 1-0 menyudahi perlawanan ketat PSBI Blitar.
Edu akui finishing-nya jelek
Saat ‘Jumpa Pers’ di Media Center, Edu sekali lagi mengatakan penyelesaian akhir yang jelek, menjadikan timnya kesulitan memenangkan pertandingan. “Bukan semata karena minus 3 pemain diatas (Arwin,Udo dan Bruno) hanya karakternya saja yang beda. Coba lihat ada berapa peluang yang terbuang,” tanya Edu dihadapan jurnalis. “Kalau permainan sudah bagus, dan Blitar juga bagus,” tandasnya.
Sementara M Arifin, pelatih PSBI lebih menyoroti lengahnya di menit-menit akhir sebagai penyebab kekalahan dramatis sore tadi. “Saya tak mau mengomentari soal Wasit, toh Persiba memang bermain lebih bagus dari kami,” ujarnya.
Sang Pahlawan kemenangan, Seto Nurdiyantoro saat ditanya Admin Web, secara berkelakar mengatakan, “Rasane koyo wudune pecah” (rasanya seperti orang kena penyakit wudun yang pecah. “Rasanya mak plong mas,” katanya sambil senyam-senyum. Persiba Bantul kembali berlaga hari Juma’t 7 Januari di Stadion Sultan Agung. Persekam Metro Fc Malang adalah lawan yang bakal dihadapi Wahyu Wijiastanto dkk.
Persiba-PSBI Kembali ‘Kejar Setoran’
Setelah hiruk-pikuk piala AFF usai, kini semua perhatian pecinta bola kembali ke klub lokal masing-masing. Seperti halnya kontestan lainnya, Persiba Bantul juga sangat serius menatap partai pertama di tahun 2011 ini. Bertengger di urutan 3 Klasemen sementara Liga Ti-Phone Grup lll, skuad besutan Eduard Tjong, harus bisa mengejar target minimal 25 poin di putaran pertama. Ini artinya, laga kontra PSBI Blitar wajib dimenangkan. Modal dukungan Paserbumi di Stadion Sultan Agung Bantul, harus dimanfaatkan di luar kesiapan tim sendiri. Kemenangan 7-0 saat berujicoba melawan tim lokal UMY Yogyakarta Kamis (30/12) setidaknya menjadi ‘warning’ buat lawan Persiba.
minus Fortune Udo, Arwin dan Bruno Casmir
Dari 5 kali pertandingan yang telah dilakoni, baru kali ini Persiba turun tanpa 3 pemain utamanya. Fortune Udo, sang Top Scorer serta Arwin, absen lantaran akumulasi Kartu. Sedang Centre Back Bruno Casmir, kondisi lututnya belum fit benar usai cidera di Serui Papua. Walaupun sedikit mengurangi kekuatan Laskar Sultan Agung, pelatih Eduard Tjong percaya dengan kemampuan pemain pengganti nanti. “Untuk menggantikan ketiganya, Aku siapkan Ugiek, Choirul Anam dan Ahmad Taufik,” kata Edu seperti dilansir di media massa beberapa hari yang lalu. Mengenai formasi apa yang bakal diterapkan Senin (3/01) mendatang, mantan arsitek Persis Solo itu cenderung ke form 442. Saat ditanya apakah Ezequiel Gonzales akan dimainkan ditengah, Edu tetap enggan menjelaskan. Apapun strategi Edu nanti, semua berharap 3 angka tetap akan diamankan dikandang.
Moukwelle kembali ke SSA
PSBI Blitar memang berkutat di papan tengah klasemen sementara. Namun tim asuhan M Arifin ini bisa saja tampil mengejutkan. Salah satu buktinya adalah mampu mengalahkan Persebaya Surabaya 1-0 di Stadion Gelora 10 November. Membedah sedikit kekuatan klub berjuluk ‘Singo Lodro’ tak lepas dari nama Kapten-nya, Purwanto. Berikutnya ada nama Andriyansah, Taufik Angga, M Arifin, Wawan Tiono serta Kiper Ngadiono. Untuk legiun asingnya tentu Moukwelle pantas dikedepankan.
Dari eks gelandang Persiba musim lalu inilah, pelatih PSBI berharap banyak akan mendapat keuntungan. Dibantu oleh Han Ji Ho, Moukwelle pasti termotivasi bermain apik demi tim barunya. Namun ditegaskan lagi oleh sang pelatih, “yang penting bisa mencuri poin disini sudah bagus,” pungkas M Arifin.
Berita Terbaru
- EZZEGOAL is Back !! Persiba Bekuk Arema 1-0
- Arema – Persiba Bantul : Ulangi Kemenangan Surabaya
- Cristori dan Bizzaro tak Dibawa M Basri ke Malang
- Sajuri dan Beny Menanti Sanksi Komdis PSSI
- Paserbumi Tour ke Malang, Statistik Persiba-Arema
- Bintang Baru Persiba, Cornelis Kaimu
- Cornelis Kaimu ‘Buntungkan’ Bajul Ijo
- M Basri Realistis, Nopendi Optimis
- M Basri Bawa Riyanto ke Surabaya
- Ezequiel Gonzales Legenda Baru Persiba
Pencarian Informasi
Foto di Flickr
- EZZEGOAL is Back !! Persiba Bekuk Arema 1-0 http://t.co/kZHqljPF
- RT @sicopetlucu: Pulanglah dengan tertib, wahai suporter @Brajamusti_YK @Paserbumi. Udah mau maghrib, jaga kesantunan.
- Maturnuwun mamen EZZE !!! maturnuwun punggawa laskar Sultan Agung http://t.co/K5Wdhj7d
- RT @NGRHEKA: Puk Puk WTN :) Cc @paserbumi @persiba #PASERBUMImigrant
- RT @gaet_ibre: Alhamdulilah menang. Gak siasia ntn di stadion.

