Laga Amal Sekaligus Uji Coba
Setelah ditempa latihan fisik selama 4 hari semenjak hari rabu (24/02) hingga sabtu tadi, skuad Persiba berencana mengadakan pertandingan uji coba. Namun ada yang lain dalam pertandingan uji coba mendatang. Menurut Wikan WK selaku Sekretaris tim Persiba, ” laga nanti bisa diibaratkan Charity Shield, atau laga amal,” ungkapnya. Ini terkait dengan bocah malang korban pengeroyokan suporter liar, Arif Dwi Purnomo. Atas permintaan khusus dari warga Desa Tamanan, Desa dimana keluarga Arif tinggal, maka pertandingan uji coba nanti akan digelar di lapangan Tamanan, Banguntapan Bantul, senin (1/03) sore, mulai jam 15.30 WIB, melawan tim Tamanan Selection. Kepada Paserbumi maupun masyarakat yang menyaksikan laga senin nanti, diharapkan menyisihkan sedikit uangnya pada panitia pertandingan.
Eduard Tjong sendiri menyambut dengan antusias rencana partai amal sekaligus uji coba ini. ” anak-anak akan Aku pressing di area lawan,” beber Bang Edu. ” dan tentu fokus ke finishing touch,” imbuhnya. Walaupun Persiba menempati tim terproduktif kedua setelah Persidafon, namun dimata pelatih penggemar Jose Mourinho ini, penyelesaian akhir Ezequiel cs masih kurang baik. Sementara itu kondisi Center Back Wahyu Wijiastanto sudah membaik. Setelah mengalami sakit Dehidrasi dan sempat di infus, pemain yang akrab disapa ‘ butho ‘ ini sudah kembali di Mess pemain Persiba. ” lumayan sehat, cuma masih agak lemas,” katanya saat dikonfirmasi PCC. Dengan sisa waktu kurang dari seminggu, semoga segala latihan serta uji coba mendatang, akan mendapatkan hasil optimal saat pertandingan resmi.
Agenda Persiba dan Paserbumi
Usai menjalani partai melawan Pro Duta Fc, sejak hari sabtu (20/02) hingga rabu (24/02) siang, seluruh punggawa tim Laskar Sultan Agung diliburkan. Hal ini dimaksudkan agar para pemain bisa relax, fresh setelah melakoni 3 pertandingan beruntun. Secara psikologis, kegiatan semacam ini bisa sedikit menurunkan tingkat emosional pemain. Seperti diketahui, pada laga Derby kemarin stamina Febi Martika dkk anjlok, ditambah grafik emosional yang tinggi, nyaris berakibat fatal bagi tim. Mengenai masalah Ezze dan Slamet Nurcahyo, semua telah diselesaikan malam itu juga. Slamet sendiri mengatakan kalo hanya sebatas emosi sesaat. ” sudah baikan, enggak apa-apa kok,” jelas Slamet.
Progam dari staf kepelatihan Persiba, rencananya akan difokuskan pada peningkatan fisik, mulai rabu (24/02) besok. Selain berlatih di Stadion Sultan Agung, anak asuh Eduard Tjong ini menurut rencana bakal melakukan kegiatan Cross Country di sekitar Makam Imogiri, sabtu (27/02) pagi. Setelah itu, tim kesayangan Paserbumi ini akan sekali berujicoba dengan klub lokal. Diharapkan, Ezequiel Gonzales cs nantinya sudah siap tempur melawan Persikota Tangerang.
Terkait kasus yang menimpa ARIF DWI PURNOMO, DPP Paserbumi beserta seluruh komponennya telah mengadakan aksi penggalangan dana. Hari senin (22/02) malam, perwakilan DPP Paserbumi dengan dipimpin langsung oleh Ari Pambudi ( Lurah Paserbumi ) beserta Paryanto ( Carik ) serta Samekto ( Kaur Kesra ), menyerahkan bantuan uang sejumlah Rp 7.575.000. Uang tersebut berasal dari sumbangan penonton saat pertandingan melawan Pro Duta, ditambah refund 5 % dari penjualan tiket. Selain itu, DPP Paserbumi tetap akan meneruskan kasus Arif berikut pendampingan ke pihak Polres Bantul. Dengan harapan, agar kasus ini cepat terselesaikan serta menjadi bahan pelajaran bagi masyarakat. Kondisi Arif pasca Operasi mata senin (23/02) sudah berangsur membaik.
Bekuk Pro Duta 2-1, Persiba Capolista
Persiba Bantul kembali memenangi Derby Jogja, juma’t (19/02) atas tim tetangga Pro Duta Fc Sleman, 2-1. Meski hanya menang tipis, namun raupan 3 poin tadi, sudah cukup untuk mengkudeta pimpinan sementara Wilayah ll, Deltras Sidoarjo. Hasil ini tak lepas dari tumbangnya Deltras di kandang PPSM Magelang dengan skor 3-0. Kini Persiba Bantul memimpin Klasemen sementara Liga Joss Indonesia Wilayah ll, setelah mengemas 28 angka, sedangkan Deltras turun di peringkat 2, dengan nilai 26.Hasil ini sekaligus menasbihkan bahwa Pro Duta belum bisa menang di Stadion Sultan Agung, kandang Persiba.
Tampil dengan formasi 4 3 3, Febi Martika dkk justru kalah duel di lapangan tengah. Trio Midfield tim Kuda keraton, Tarikh El Janaby, Morish Power serta Zulham, benar-benar membuat Persiba kalang kabut. Alhasil tim tuan rumah justru banyak bertahan dan sesekali melakukan Counter Attack. Keasyikan menyerang, Pro Duta yang mengenakan kostum kuning-kuning, malah kecolongan di menit 15. Umpan lambung Ezzequiel di area penalti Pro Duta, dapat diselesaikan Ugiek Sugiyanto dengan sekali sontekan guna memperdayai kiper Galih Sudaryono. Lagi – lagi Ugiek nyaris membobol gawang Galih di menit 28, sayang masih bisa dimentahkan kiper bernomer punggung 20 itu. Hingga babak pertama berakhir, Persiba masih leading 1-0.
Usai turun minum, Dominasi klub yang kini di tangani mantan arsitek Persiba, Rulli Nere, masih terasa dominan. Imbasnya Kapten Persiba, Febi Martika, harus menerima Kartu Kuning akibat pelanggaran kerasnya. Masuknya Wahyu Tri Haryanto yang menggantikan Febi, masih belum bisa memenangi lapangan tengah. Tanpa kehadiran seorang Moukwelle, kerja para gelandang kurang begitu optimal. Beruntung, Luchiano maupun Wahyu Wijiastanto tampil rapi dan taktis, sehingga Eka Santika kerap terjebak Off-Side. Kehadiran Yohanes yang menggantikan Play maker Persiba, Slamet Nurcahyo, 15 menit menjelang bubaran membuahkan hasil. Lewat umpan crossingnya pada menit 85, sukses ditanduk Ezzequiel untuk memperbesar keunggulan tuan rumah 2-0. Sayang, di masa injury time, pemain Pro Duta bernomer 13, Zisva berhasil membobol jala Wahyu Tri Nugroho. Hingga wasit Deri Kuswara asal Sukabumi meniup peluit panjang, Persiba Bantul tetap unggul 2-1 atas Pro Duta Fc yang juga didukung oleh Senopati, di tribun 1 Stadion Sultan Agung.
Eduard Tjong mengakui kali ini anak asuhnya bermain di bawah form. Terlepas dari padatnya jadwal, ” hanya satu-dua orang saja yang bermain bagus, babak pertama-babak pertama sama saja,” keluh Edu.” mental pemain masih labil dan tanpa Moukwelle agak kacau,” tambahnya. Tetapi secara hasil akhir, Ia mengaku puas.
DPP Paserbumi dibantu Korwil-Korwil, saat jeda babak pertama juga mengadakan aksi penggalangan dana. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan penderitaan ARIF DWI PURNOMO, korban kebrutalan oknum suporter liar. Dari hasil pengumpulan tadi terkumpul uang sejumlah Rp. 5.053.800, termasuk sumbangan dari Kapolres Bantul serta puluhan pendukung Pro Duta, Senopati.
Amankan Tiga Angka Di Derby Jogja
Setelah sama-sama melakoni laga away dengan hasil mengecewakan, dua klub asal Jogja, kembali bertemu dalam partai Derby Jogja jilid ll. Pertarungan yang akan mengambil tempat di Stadion Sultan Agung, Bantul, juma’t (19/02) diprediksi tetap sengit. Kemenangan bisa dikatakan sebagai ‘Obat Penawar Luka’ pasca laga tandang bagi kedua kesebelasan. Lebih-lebih untuk Febi Martika dkk, posisi Runner-Up di klasemen sementara, rawan digusur Persidafon jika menuai hasil buruk. Sedangkan Tarikh El Janaby cs, berkepentingan mengejar papan atas klasemen wilayah tengah, meski secara matematis hampir tertutup untuk merebut 2 tiket di babak 8 besar. Secara tidak langsung, hasil dari derby Jogja nanti, akan mengubah sedikit opini publik tentang pencitraan akibat kejadian di Mandala Krida, 12 Februari lalu.
Kondisi internal Pro Duta Fc justru baru terguncang. Pelatih asal Bulgaria, Kostadin Angelov, secara mendadak diberhentikan oleh manajemen tim yang berjuluk Kuda Keraton, Padahal klub milik Sihar Sitorus ini baru saja mencoret Striker asal Kamerun, Emalue Serge. Seperti dilansir di media massa lokal, asisten pelatih, Wanderley Junior kini diangkat sebagai Caretaker ( pelatih sementara ) Pro Duta Fc. Masalah inkonsistensi permainan menjadi PR pelatih baru dari negeri Samba tersebut. Meski dihuni beberapa pemain kenamaan seperti Tarikh El Janaby, Galih Sudaryono, Zulham, Francis Wawengkang, Morish Power serta Eka Santika, grafik penampilannya masih naik turun. Terbukti, hanya kalah tipis dari Persidafon 2-1, namun justru dihajar Gresik United 4-0.
Skuad Laskar Sultan Agung telah memulai latihan sejak selasa (16/02) sore, alias tanpa waktu libur. Jeda hari pertandingan yang sempit, tidak membuat anak asuh Eduard Tjong mengendurkan porsi latihan. Fokus tertuju di barisan pertahanan dan lini depan Persiba. Beruntung striker pujaan Paserbumi,Ezequiel Gonzales sudah bisa turunkan, setidaknya diyakini akan mampu menambah rekening golnya dalam jajaran Top Skorer Liga Joss Indonesia. Minus gelandang enerjik Moukwelle yang mendapat akumulasi kartu, tak membuat Edu, panggilan pelatih Persiba resah. Apalagi Seto Nurdiyantoro serta Febi Martika bakal tampil fit, setelah di istirahatkan pada pertandingan kemarin. Ditambah kehadiran bek sayap asli Bantul, Nopendi, makin memperkokoh lini belakang The Reds. Dukungan Ribuan Paserbumi yang memenuhi Stadion Sultan Agung, diharapkan memacu Fighting Spirit Slamet Nurcahyo dkk meningkat.
DPP Paserbumi saat laga derby nanti bakal melakukan aksi sosial. Yakni penggalangan dana untuk korban kebrutalan oknum supporter liar, kala pertandingan Persiba versus Persis Solo. ARIF DWI PURNOMO remaja berusia 14 tahun yang kini masih tergolek lemah di RSUP Sardjito, masih membutuhkan tambahan biaya pengobatan. Jajaran manajemen dan pemain Persiba Bantul yang menjenguk Arif, berharap tindakan anarkis karena fanatisme sempit pada klub kesayangan, tidak akan terjadi lagi.
Persidafon Gulung Persiba 3-0
Kebobolan 3 gol tanpa balas, mengakhiri laga tandang Persiba Bantul melawan tuan rumah Persidafon Dafonsoro, senin (15/02) di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Papua. Kekalahan telak yang diderita Wahyu Wijiastanto dkk, merupakan kekalahan terburuk sejak mengikuti Kompetisi Liga Joss Indonesia musim 2009-2010. Meski di klasemen sementara masih berada di peringkat 2, posisi tim Laskar Sultan Agung terancam oleh kesebelasan yang berjuluk ‘Gabus Sentani’, ditambah Persikab Kab Bandung yang menempati posisi ke 4. Bagi sang pelatih Persiba, Eduard Tjong, kekalahan ini menjadikan anak asuhnya gagal melakukan revans setelah takluk 1-2 di kandang pada putaran pertama.
Tuan rumah tampil agresif sejak kick-off babak pertama dimulai. Berkali-kali tusukan gelandang Persidafon, Elli Aiboy, Asak W dan Patrick W membuat repot barisan pertahanan Persiba. Menempatkan Slamet Widodo sebagai pengganggu pergerakan Javier Rocha, ternyata masih juga gagal. Sebuah crossing akuratnya di menit 27, berhasil dikonversi Purwanto Suwondo untuk memperdayai kiper Wahyu Tri Nugroho. Sigit Syahrial Pane sama sekali tidak mendapatkan peluang, karena lini tengah Persiba gagal memberi umpan pada striker anyar tersebut. Praktis selama 45 menit pertama, dominasi tuan rumah sangat kentara. Wasit Suwandi dari Malang memberikan Kartu Kuning untuk Moukwelle yang dianggap melakukan protes berlebihan.
Keadaan di paruh kedua tidak jauh berbeda. Meski Eduard Tjong memasukan Slamet Nurcahyo dengan maksud menambah daya dobrak, justru gawang Wahyu Tri Nugroho kebobolan untuk kali kedua. Sebuah keputusan yang janggal dari wasit Suwandi, berhasil dituntaskan Javier Rocha melalui free-kick di menit 64. Selepas gol kedua, Slamet Nurcahyo kembali ditarik keluar oleh Eduard Tjong. Mantan arsitek Persis ini coba memasukan Dodi Kuswara untuk menambah sektor belakang Persiba. Formasi ini memaksa tim kebanggaan Paserbumi, memasang 6 pemain di depan gawang Wahyu Tri Nugroho, agar tidak kemasukan gol lagi. Tetapi tim besutan Fredy Mulli ini kembali menambah pundi-pundi golnya 5 menit menjelang bubaran. Lagi-lagi berawal dari keputusan wasit yang memberi tendangan bebas, akhirnya mampu dimanfaatkan Purwanto Suwondo untuk menggetarkan jala Persiba Bantul. Luchiano juga mendapatkan Kartu Kuning dalam pertandingan kemarin. Masuknya Steven Hendambo sebagai pengganti Luchiano, tetap tak merubah hasil akhir pertandingan.
Ketika ditanya tentang hasil dari laga tersebut, Eduard Tjong mengakui lini tengah tidak bisa bermain maksimal. ” enggak bisa nyerang, karena mau nyerang bentar-bentar wasit meniup peluit,” ujar Edu. Hal itu juga diamini oleh Wikan W Kisworo, Sekretaris tim Persiba yang menyebut 2 keputusan pengadil terhadap tendangan bebas, sangat merugikan Wahyu Wijiastanto dkk yang kemarin menjadi Kapten kesebelasan. Selasa (16/02) pagi, jam 7.45 WIT, seluruh rombongan Persiba meninggalkan Jayapura untuk bersiap menghadapi Derby Jogja jumat (19/02) melawan Pro Duta.
Berita Terbaru
Facebook Fan Page
Twitter @paserbumi
- PSIS ‘Nothing to lose’ Hadapi Persiba http://bit.ly/cGVMA6
- @rlinggai jadwal lengkap klik http://paserbumi.com
- aku pengen adus.. oye
- tep kuis FB paling ndagel sekali >> http://bit.ly/cHeXHB LOL
- Paserbumi ‘Ngluruk’ Ke Semarang http://bit.ly/cZ9gDM
Pencarian Informasi
Foto di Flickr
Topik Berita Paserbumi
Jadwal Pertandingan
| 1 |
KAMIS, 26-Nov-2009 |
MITRA KUKAR |
PERSIBA BANTUL |
| 2 |
SENIN, 30-Nov-2009 |
DELTRAS |
PERSIBA BANTUL |
| 3 |
JUM'AT, 4-Dec-2009 |
PERSIBA BANTUL |
PPSM |
| 4 |
SENIN, 7-Dec-2009 |
PERSIBA BANTUL |
PSIS |
| 5 |
JUM'AT,18-Dec-2009 |
PERSIKOTA |
PERSIBA BANTUL |
| 6 |
SELASA, 22-Dec-2009 |
PERSIKAD |
PERSIBA BANTUL |
| 7 |
KAMIS, 31-Dec-2009 |
PRODUTA |
PERSIBA BANTUL |
| 8 |
SENIN, 4-Jan-2010 |
PERSIBA BANTUL |
PERSIDAFON |
| 9 |
JUMAT, 8-Jan-2010 |
PERSIBA BANTUL |
GRESIK UNITED |
| 10 |
KAMIS, 14-Jan-2010 |
PERSIS |
PERSIBA BANTUL |
| 11 |
MINGGU, 17-Jan-2010 |
PERSIKAB |
PERSIBA BANTUL |
created : carik@paserbumi.com | www.paserbumi.com
Jadwal Pertandingan Putaran 2
NO |
HARI TANGGAL |
KANDANG |
TANDANG |
1 |
SABTU 30 JAN 2010 | PERSIBA BANTUL | PERSIKAB |
2 |
MINGGU 7 FEB 2010 | PERSIBA BANTUL | PERSIS SOLO |
3 |
KAMIS 11 FEB 2010 | GRESIK UNITED | PERSIBA BANTUL |
4 |
SENIN 15 FEB 2010 | PERSIDAFON | PERSIBA BANTUL |
5 |
JUMAT 19 FEB 2010 | PERSIBA BANTUL | PRO DUTA |
6 |
JUMAT 5 MAR 2010 | PERSIBA BANTUL | PERSIKOTA |
7 |
MINGGU 14 MAR 2010 | PSIS | PERSIBA BANTUL |
8 |
SENIN 22 MAR 2010 | PPSM | PERSIBA BANTUL |
9 |
JUMAT 26 MAR 2010 | PERSIBA BANTUL | DELTRAS |
10 |
SELASA 30 MAR 2010 | PERSIBA BANTUL | MITRA KUKAR |

