FORTUNE UDO In, MICHAEL Out
Mendekati hari raya Idul Fitri, Manajemen mendapat berkah dengan telah ‘deal’ nya mantan Sriker asal Persikab Kab Bandung, Fortune Udo. Lewat proses negoisasi yang tidak mudah dan melelahkan, pemain kelahiran Nigeria 22 tahun yang lalu, siap membela Persiba Bantul untuk durasi 1 musim kedepan. Masuknya Fortune Udo sangat membahagiakan sang pelatih Eduard Tjong, mengingat performa Udo mengesankan kala tampil di Bupati Cilacap Cup bulan kemarin. “Udo memang dari dulu ingin saya duetkan dengan Ezequiel, syukurlah harapan saya terkabul,” papar Edu. Masuknya pemain yang pernah membela Arema Malang ini, membuat formasi Persiba kembali ke 4-4-2. Sebelumnya, Eduard Tjong akan merubah ke platform 3-4-3 jika Fortune Udo gagal di rekrut.
Sebagai Mesin gol, Udo memang memiliki syarat-syarat kelayakan seorang Striker. Akurasi shoting-nya terbilang bagus, Speed nya juga kencang. Selain itu Fortune Udo mempunyai Body Charge lumayan saat berduel dengan bek lawan. Sungguh, kehadiran pemain yang juga satu klub bersama Arwin dan Anwarudin ini amat dinanti sepak terjangnya.
Namun kemarin, Manajemen mendapat musibah dari PT Liga Indonesia. Pasalnya pemain asing yang akan didaftarkan, Michael Ndubuisi terganjal peraturan syarat minimal level klub yang boleh bermain di Kompetisi Divisi Utama. Michael dimusim kemarin memperkuat tim asal Canada, Vancouver Whitecaps. Sesuai regulasi, pemain dari tim tersebut dinilai tidak layak merumput di ketatnya Divisi Utama.
Menyikapi masalah tersebut, Bagus Nur Edi Wijaya langsung bertindak cepat. Manager Bidang Operasional ini segera mengontak bek eks Persidafon Dafonsoro Bruno Casmir. Masih menurut Bagus, Bruno Casmir direncanakan diuji kualitasnya sore nanti saat Persiba menghadapi klub lokal HW Jogja. Alasan memilih pemain asal Kamerun tersebut, karena yang bersangkutan memang pernah menyatakan minatnya bermain di tim Persiba Bantul. “Kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya, kalau dari pelatih merekomedasikan, ya kita kontrak,” ujar Bagus.
Bersabar Menunggu Pemain Asing ke-3
Harapan publik Sepakbola di Bantul untuk segera mengetahui siapa pemain asing terakhir yang direkrut Manajemen, tampaknya harus kembali bersabar. Meskipun telah mempunyai 2 pemain bidikan, Fortune Udo serta Tarikh al Janaby, jajaran pengurus tim via Wakil Manajer bidang Operasional, Bagus Nur Edi Wijaya, mengisyaratkan belum bisa secepatnya memutuskan dalam waktu dekat. “Hari ini (Juma’t 3/9) kita belum bisa putuskan. Mungkin bisa Udo, Tarikh atau Cristiano Lopez atau malah bukan semuanya. Tunggu saja nanti,” jawab Bagus saat dikonfirmasi Admin web.
Sedang Wikan Werdho Kisworo (Sekretaris tim Persiba) justru mengungkap fakta dibalik rumitnya proses perekrutan pemain asing terakhir tim Laskar Sultan Agung. “Faktor utamanya ada pada naiknya biaya pembuatan KITAS dimana tahun ini melonjak 3 kali lipat, khususnya bagi pemain asal Afrika,” ungkap Wikan. KITAS atau Kartu Ijin Tinggal Sementara adalah syarat wajib untuk pemain asing, agar bisa merumput di Kompetisi Sepakbola Profesional Indonesia. Dari Literatur dirjen Imigrasi, mulai tahun ini pengurusan KITAS harus dari Negara asal pemain tidak bisa lewat Singapura seperti tahun-tahun kemarin. “Bisa juga ke Kamboja tapi sedang kita usahakan,” kata Wikan sembari menambahkan biaya minimal pengurusan KITAS sebesar 7500 USD.
Umumnya, si pemain meminta biaya KITAS sudah include dalam nilai kontrak. Hal ini memicu naiknya harga atau transfer pemain asing. Apalagi waktu pembuatan KITAS bisa 1 Minggu hingga 2 Minggu tergantung kelengkapan dokumen pemain tersebut. Dengan anggaran sekitar 1.5 Milyar untuk mengontrak 3 pemain asing dalam semusim, Manajemen dituntut jeli serta selektif dalam memilih pemain Impor. Terlebih dananya tidak boleh dari APBD alias mencari Sponsorship maupun donatur. “Tidak menutup kemungkinan kita mencari pemain dari negara Asia, tapi semuanya akan menjadi bahan pertimbangan Manajemen dan secepatnya merampungkan persoalan ini,” tutup Wikan. So, siapa yang bakal menemani Ezequiel Gonzales serta Michael Ndubuisi ?
Ujicoba di MIS, PSS dikalahkan Persiba 0-1
Banyak hal yang masih harus diperbaiki dalam skuad Persiba Bantul, ujicoba sore tadi di stadion Maguwoharjo PSS Sleman harus mengakui keunggulan Persiba Bantul dengan skor tipis 0-1. Kemenangan Persiba Bantul ditentukan oleh tandukan kepala Ezequiel Gonzales pada menit ke-58 memanfaatkan bola crossing Ardi Suyanto dari sebelah kanan pertahanan PSS Sleman. Pada babak pertama Eduard Tjong menggunakan pola 3-4-3, kiper Wahyu Tri Nugroho dengan pemain belakang Wahyu Wijiastanto, Slamet Widodo dan Michael Dhubuisi. Tengah diturunkan Nopendi, Erwin, Anwarudin dan Johan Manaji, dan pemain depan Ugik Sugiyanto, Busari dan Ezequiel Gonzales.
Jalan pertandingan babak pertama, Persiba langsung menggebrak pertahanan PSS Sleman, terlihat banyak menguasai bola namun peluang-peluang tidak membuahkan gol. PSS Sleman bangkit mulai menit 25 sampai bubaran babak pertama bisa mengimbangi permainan anak-anak Persiba, dan cukup taktis umpan antar lini sehingga tercipta bererapa peluang dari striker PSS Sleman Muh Ikhsan yang dijaga ketat oleh Dhubuisi dan Wahyu Tanto. Sehingga sampai wasit meniup peluit berakhirnya babak pertama kedududkan tidak berubah 0-0. Pada babak pertama ini Eduard Tjong belum melakukan pergantian pemain.
Sedangkan pada babak kedua Eduard Tjong merubah permainan dengan pola 4-4-2 menarik Johan Manaji dan memasukkan Andro Levandy serta menarik keluar Anwarudin dengan memasukkan Ardi Suyanto. Dan selang sekitar 4 menit memasukkan Rafelino yang menggantikan Slamet Widodo . Perubahan ini cukup efekti dan bisa kembali mendobrak pertahanan PSS Sleman, sehingga Eze bisa merubah kedudukan dengan gol tunggalnya. Pada menit 70 Eduard Tjong memasukkan M. Ansori Bagong menggantikan Nopendi, dan Ugik Sugiyanto digantikan oleh Sigit Pane.
Sementara kabar dari manajemen Tarikh El Janaby yang sudah merapat ke Bantul ternyata semalam meninggalkan mess Persiba, sehingga dia batal diturunkan pada ujicoba sore tadi. Mengenai kelanjutan untuk perekrutan pemain masih menunggu pertemuan manajemen untuk segera menentukan sikap untuk melengkapi skuad Persiba Bantul. Gagalnya Tarikh apa masih akan menghubunginya lagi atau akan mendatang Fortune Uto atau akan mencari pemain lagi, kita tunggu hasil pertemuan manajemen.
Ravelino dan Ardi Suyanto deal dengan Manajemen Persiba Bantul
Ravelino dan Ardi Suyanto yang sudah bergabung latihan dengan pemain lain, akhirnya deal dengan manjemen Persiba Bantul. Menurut informasi dari Wikan WK sekretaris Persiba Bantul, Ravelino sudah deal dengan manajemen sejak kemarin, sedangkan Ardi Suyanto baru deal sore tadi setelah selesai latihan.
Dengan bergabungnya kedua pemain ini, squad tim Persiba Bantul berjumlah 21 pemain. Sehingga berdasarkan rencana manajemen tinggal membutuhkan 2 pemain yaitu 1 pemain asing dan 1 pemain lokal berposisi penjaga gawang.
Sedangkan Tariks El Janaby yang sudah bergabung dengan Persiba Bantul sejak kemarin, masih dipantau terus dan dilihat perkembangannya termasuk dalam ujicoba menghadapi PSS Sleman Kamis besok (2/9) di stadion Maguwoharjo. Karena dalam perekrutan pemain asing harus hati-hati dan cermat agar benar-benar bisa mengangkat tim dan menambah daya juang tim dalam menghadapi kompetisi, mengingat anggaran pemain asing tidak diperbolehkan menggunakan APBD sehingga manejemen harus mencari dana diluar APBD untuk kontrak 3 pemain asing yang rencana akan direkrut.
Persiba ujitanding hadapi PSS, Tarikh El Janaby merapat ke Bantul
Persiba Bantul akan menghadapi PSS Sleman pada partai ujicoba yang akan digelar Kamis (2/9) di Stadion Maguwoharjo Sleman. Bagi kedua klub di Jogja ini, pertandingan ini akan dijadikan momen untuk memantau pemain guna mendapatkan komposisi terbaik bagi PSS dan Persiba Bantul. Setelah Manajemen Persiba deal dengan pemain asing Ezzequiel Gonzales dan Michael Dhubuisi yang sudah bergabung baik dalam latihan dan ujicoba beberapa hari ini, manajemen sudah mendapatkan 19 pemain untuk menjadi squad tim musim kompetisi tahun ini.
Sedangkan pemain yang masih dalam pantauan seleksi Ravelino dan Ardi Suyanto sampai berita ini belum final, apakah kedua pemain itu akan bergabung dengan Persiba atau tidak, masih menunggu perkembangan pemain dalam latihn dan ujicoba besok. Untuk pemain lokal melangkapi kebutuhan pemain, manajemen masih
untuk tambahan pemain asing, malam ini Persiba Bantul kedatangan Tarikh Al Janaby mantan pemain Produta yang akan dipantau dan diseleksi untuk melengkapi kebutuhan 3 pemain asing. Tarik rencana akan menjadi pemain kunci di tengah, dan mulai besok akan segera bergabung dengan pemain lain dalam latihan besok sore.
Berita Terbaru
- FORTUNE UDO In, MICHAEL Out
- Bersabar Menunggu Pemain Asing ke-3
- Ujicoba di MIS, PSS dikalahkan Persiba 0-1
- Ravelino dan Ardi Suyanto deal dengan Manajemen Persiba Bantul
- Persiba ujitanding hadapi PSS, Tarikh El Janaby merapat ke Bantul
- Persiba Bantul tundukkan Persipur 4-0, Paserbumi Gelar Rapat Persiapan Musta
- Persiba Bantul ujicoba hadapi Persipur
- 12 pemain sudah deal dengan Manajemen Persiba
- Ezze dan Slamet Nur Cahyo Belum Tentukan Sikap
- Seto Nurdiyantoro, Febi Martika, Wahyu Tri Haryanto Tidak Diperpanjang Kontraknya
Twitter @paserbumi
- FORTUNE UDO In, MICHAEL Out http://bit.ly/btTotF
- @Pasoepati Trims bro..tetap semangat !
- Bersabar Menunggu Pemain Asing ke-3 http://bit.ly/9sBxsL #fb
- Bersabar Menunggu Pemain Asing ke-3 http://bit.ly/9sBxsL
- Selamat siang !

